Jumat, 20 Maret 2026

Redaksi Media Detiksupremasihukum.com Sampaikan Apresiasi dan Terima Kasih kepada Mitra Strategis




​Detiksupremasihukum.com, Jambi – Menjelang Hari Raya Idul Fitri, keluarga besar redaksi media online Detiksupremasihukum.com, mengungkapkan rasa syukur dan terima kasih yang mendalam kepada seluruh mitra kerja dan sahabat media dan lembaga tergabung, 12 media dan 2 lembaga tergabung, dibawah naungan kantor bersama mitra Jambi, yang diketuai Hamdi Zakaria, A.Md. 


​Apresiasi ini disampaikan langsung oleh Pimpinan Redaksi Detiksupremasihukum.com, Yukosti Panamusta


Beliau memberikan penghargaan setinggi-tingginya kepada para pihak yang telah memberikan dukungan nyata, khususnya dalam membantu pemenuhan Tunjangan Hari Raya (THR) bagi para Creaww dan jurnalis yang bertugas.


​"Kami mengucapkan rasa terima kasih yang tak terhingga kepada sahabat baik media dan para mitra yang telah sudi membantu serta menyumbangkan dukungannya, bear dan kecil nya bantuan, bukanlah merupakan ukuran.


Hal ini sangat berarti bagi kesejahteraan Creaww dan jurnalis kami dalam menyambut hari kemenangan," ujar Yukosti.


​Poin Utama Apresiasi ini, bentuk wujud Sinergi, dukungan ini merupakan bukti nyata kuatnya kemitraan antara media dan para stakeholder.


Bantuan yang diberikan sangat membantu operasional dan kesejahteraan tim di lapangan.

​Komitmen kami Ke depan, Redaksi berkomitmen untuk terus menyajikan informasi yang tajam, akurat, dan berimbang sebagai timbal balik atas kepercayaan publik dan mitra.

​Pihak redaksi berharap hubungan baik ini terus terjalin secara berkelanjutan demi kemajuan dunia jurnalistik, khususnya di lingkungan keluarga besar, Detiksupremasihukum.com, ungkap Yukosti.


Kami, usai lebaran ini, akan menerjunkan seluruh personil tim, bertugas maksimal, mengadakan pemantauan dan Perivikasi lapangan, guna mengungkap suatu informasi, yang didapat dan dikantongi tim, menjadi suatu pemberitaan yang akurat.


Redaksi 

Kamis, 19 Maret 2026

Ketum FRIC : Berikan Informasi Anggota Berprestasi , dan Laporkan Polri Daerah Yang Tidak Sinergi , Kita Sampaikan Kepada Kapolri

 


Detiksupremasihukum.com, FRIC Jambi, Jakarta - Ketua Umum Fast Respon Indonesia Center H. Dian Surahman menyampaikan kepada seluruh Ketua Pimpinan Wilayah se Indonesia untuk memberikan laporan perkembangan kinerja Kepolisian Daerah masing masing ke DPP FRIC 


Ketum FRIC " berikan informasi terkait personel Polri yang berprestasi , agar kita rekomendasikan kepada Pucuk tertinggi Polri , juga pimpinan Polri daerah yang tidak Sienrgi dengan FRIC informasikan juga (20/03/2026) 


Fast Respon Indonesia Center terbentuk guna mendukung Polri dan disahkan langsung oleh Kapolri , Wakapolri , Irwatsum , Kabareskrim , Kabaintelkam dan para Jenderal pendiri lainnya yang mengakui terbentuknya FRIC untuk mendukung dan menjaga marwah Polri 


Jika ada pimpinan yang tidak respon dan sinergi terhadap FRIC laporkan kesaya , kita wada organisasi yang sengaja dibentuk oleh Polri, jika tidak ada yang mendukung laporkan , biar kita sampaikan kepada Kapolri, karena kita memang untuk Polri dan loyal serta solid tidak ada yang diragukan terhadap FRIC dan tetap satu komando menjaga nama baik Polri tanpa menyerah dan tanpa kata lelah   " tegas H. Dian.


Yukosti 


FRIC Dibentuk Untuk Mendukung Polri Teruji Solid dan Loyalitas Tanpa Pikir Untung Rugi




Detiksupremasihukum.com, FRIC Jambi, Jakarta - Perkumpulan Fast Respon Indonesia Center terbentuk dan dibentuk oleh Petinggi Polri guna mendukung Polri dalam menyampaikan. kinerja terbaik Polri kepada masyakarat bahwa Polri bekerja untuk memberikan rasa aman , nyaman , melayani , mengamankan dan mengayomi " Polri Untuk Masyakarat " 


Ditegaskan Fast Repson Indonesia Center (FRIC) dibentuk khusus untuk mendukung program Presiden dan Kapolri 


Seluruh anggota FRIC tidak diragukan loyalitas dan soliditas kepada polri " Tanpa Pikir Untung Rugi" (19/03/2026)


Seluruh pengurus dan anggota FRIC berjuang untuk fasilitas dan sarana bagiamana bisa mendukung Polri lebih dipercaya masyakarat dengan pemberitaan yang bisa menimbulkan simpati masyakarat 


FRIC merupakan tim counter Polri , loyal dan siap untuk Polri , perlu diingat , " Kami Tanpa Gaji Namun Berjuang Untuk Polri "  Dibentuk petinggi Polri tentu demi mendukung  Polri


FRIC diresmikan pada tanggal 18 November 2026 di Jakarta Selatan, wajib loyal dan solid tertuang dalam Akta Notaris dan ART serta ADRT 


FRIC terbentuk khusus untuk mendukung Polri, semau anggota Wajib solid dan loyal kepada Polri , tidak solid tegas kita keluarkan  " tegas H.Dian.


Yukosti 

Rabu, 18 Maret 2026

FRIC Turut Pantau Arus Mudik Idul Fitri 1447 , Ketum FRIC : H-1 Volume Kendaraan Meningkat 15 Persen dari Tahun Sebelumnya, Merak-Bakauheni Padat



Detiksupremasihukum.com,Jakarta-Fast Respon Indonesia Center turut melakukan pantauan terkait arus mudik terkini menjelang hari raya Idul Fitri 1447 H tahun 2026.


Ketua Umum FRIC H. Dian Surahman menyampaikan " saat ini arus mudik hari ini terpantau H-1 tampak pelabuhan Merak - Bakauheni padat dan macet dan wilayah lainnya 


Situasi arus mudik Lebaran H-1 masih sangat terkendali, menurut Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen Pol. Drs. Agus Suryonugroho S.H., M.Hum. Per tanggal 15 Maret 2026, sekitar 25 persen kendaraan telah meninggalkan Jakarta, menuju tujuan seperti Transjawa, Bandung, dan Sumatera.


Kakorlantas juga melaporkan bahwa kebijakan pembatasan kendaraan sumbu tiga ke atas selama periode mudik terbukti efektif dalam memberikan ruang bagi kendaraan pribadi dan angkutan penumpang, sehingga arus lalu lintas dapat tetap mengalir dengan lancar. Selain itu, tingkat fatalitas korban meninggal dunia akibat kecelakaan turun 45 persen ketimbang tahun lalu (19/03/2026)


FRIC Apresiasi Pihak kepolisian juga telah menyiapkan berbagai langkah antisipatif melalui manajemen rekayasa lalu lintas berdasarkan data traffic counting yang dipantau secara real-time. Jadi, jika kamu sedang dalam perjalanan mudik, pastikan untuk tetap waspada dan mengikuti arahan petugas di lapangan demi keselamatan bersama


Data Korlantas menunjukkan peningkatan volume arus mudik Lebaran 2026 sebesar 15 persen dibandingkan tahun 2025. Pada hari kedua Operasi Ketupat 2026, jumlah kendaraan yang melintas di Tol Jakarta-Cikampek mencapai 75.000 unit, meningkat dari 66.000 unit pada periode yang sama tahun 2025.


Puncak arus mudik Lebaran 2026 diperkirakan terjadi dalam dua gelombang, yaitu pada 14-15 Maret 2026 dan 18-19 Maret 2026. Sementara itu, arus balik diperkirakan terjadi pada 24-25 Maret 2026 dan 28-29 Maret 2026.


Korlantas Polri telah menyiapkan berbagai strategi untuk mengantisipasi lonjakan kendaraan, termasuk rekayasa lalu lintas dan pemanfaatan teknologi seperti traffic counting dan VC ratio 


" kita menghimbau kepada Pemudik untuk menjaga keselamatan bersama ikuti aturan berlalu lintas, pastikan semua aman dan paling penting berdoa .


Fast Repson Indonesia Center dibeberapa wilayah juga telah mendirikan pos pantau arus mudik guna membantu Polri menyampaikan informasi terkait arus mudik dan membantu masyakarat yang mudik  " pungkas H.Dian 

Yukosti 

Kapolri Lepas Rombongan Mudik Gratis Polri Presisi 2026

 



Detiksupremasihukum.com, FRIC Jambi, Jakarta  - Menyambut hari raya Idul Fitri 1447 Hijriah, warga ibu kota Jakarta yang sudah memasuki libur Idul Fitri mempergunakan kesempatan ini untuk mudik pulang kampung ke asal mereka masing-masing.


POLRI adakan giat Mudik Gratis bersama. Kegiatan mudik ini dilakukan bersama-sama dan disediakan kendaraan berupa bus gratis dengan tujuan ke wilayah Jawa Tengah dan Jogjakarta.


Acara pelepasan rombongan mudik bersama ini dilepas oleh Kapolri, Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo, pada hari Rabu (18/03/2026), pukul 10.00 WIB, bertempat di halaman Polda Metro Jaya, Jakarta.


Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo melepas 4.009 pemudik dalam program Mudik Gratis Polri Presisi 2026. Kapolri menjelaskan bahwa program ini bertujuan memberikan kenyamanan dan keamanan bagi masyarakat yang merayakan Lebaran di kampung halaman.


Dalam acara tersebut, Kapolri memastikan seluruh armada bus telah melewati uji kelaikan dan pengamanan di jalur mudik sudah disiapkan. Ia juga menyempatkan diri meninjau tenda kesehatan dan memberikan bingkisan Lebaran kepada para pemudik.


"Keberangkatan hari ini dilepas dengan Jawa Tengah (Purwokerto, Batang, Purwodadi, Karanganyar, Klaten, Wonogiri, Jepara, Rembang, Temanggung) dan DIY (Kulonprogo, Gunungkidul)," jelasnya.


Kapolri menambahkan bahwa pendaftaran Mudik Gratis sudah dibuka sejak 16 Maret 2026 di Samsat dan Satpas Polda Metro Jaya. Juga menerangkan bahwa seluruh armada bus termasuk sopir menjalani tes urine/alkohol untuk menjamin keselamatan di jalan. 


Mudik Gratis Polri Presisi 2026 ini merupakan bagian dari upaya Polri untuk memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat. 

Yukosti 

Selasa, 17 Maret 2026

Kapolres Tanjab Timur Bersama Ketua Cabang Bhayangkari Kunjungi Pos Pam dan Pos Yan Ops Ketupat 2026



Detiksupremasihukum.com, Tanjab Timur - Dalam upaya memastikan keamanan dan kelancaran arus mudik Idul Fitri 1447 H tahun 2026, Kapolres Tanjab Timur, AKBP Ade Candra, S.P., S.I.K., didampingi Waka Polres Tanjab Timur Kompol M. Ridha, M. M., turun langsung melakukan pengecekan Pos Pam dan Pos Yan Ops Ketupat 2026 di wilayah hukum Polres Tanjab Timur, Polda Jambi. Selasa (17/3/2026).


Dalam kunjungannya Kapolres Tanjab Timur Akbp Ade Candra juga didampingi oleh Ketua Cabang Bhayangkari serta pengurus Bhayangkari Tanjab Timur.


Akbp Ade Candra yang didampingi oleh Ketua Cabang Bhayangkari meninjau secara langsung kesiapan personel yang ditugaskan dan mengecek sarana serta prasarana yang ditempatkan di Pos Pam Geragai dan Pos Yan Sabak Barat sekaligus memberikan Bantuan Sosial demi mendukungnya pelaksanaan tugas personil sehingga kegiatan pengamanan berjalan lancar dan aman.


Pengecekan ini dilakukan guna memastikan bahwa semua Pos Pengamanan telah siap dalam menghadapi lonjakan arus kendaraan selama periode libur lebaran.


“Saya turun langsung untuk memastikan bahwa semua Pos Pam dan Pos Yan telah siap dengan personel yang cukup dan sarana serta prasarana yang memadai guna memberikan pelayanan secara optimal kepada masyarakat” ujar Kapolres.


Pengecekan tersebut merupakan rangkaian persiapan matang kepolisian di wilayah hukum Polres Tanjab Timur dalam menghadapi situasi yang mungkin terjadi selama musim mudik dan arus balik Idul Fitri 1447 H, Kesiapan yang optimal dari Pos Pam dan Pos Yan diharapkan dapat memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat yang melakukan perjalanan, Kapolres Tanjab Timur juga mengimbau kepada seluruh personel yang bertugas di Pos Pam dan Pos Yan agar selalu menjaga kewaspadaan dan profesionalisme dalam melaksanakan tugas dilapangan. “Kami siap menghadapi tantangan dan bersinergi dengan seluruh pihak terkait demi menjaga keamanan dan ketertiban selama masa libur lebaran ini,” tambah Kapolres.


Yukosti 

Emak-Emak Turun Gunung! Kantor Desa Dusun Mudo Tanjung Jabung Barat Di geruduk




Detiksupremasihukum.com, TANJABBARAT – Ratusan warga Desa Dusun Mudo mendatangi Kantor Pemerintah Desa Dusun Mudo, Kecamatan Muara Papalik, Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Senin (16/3/2026).


Aksi tersebut dipicu dugaan penggelapan Dana KUD yang nilainya disebut-sebut mencapai sekitar Rp1,5 miliar.


Pantauan di lokasi, warga datang secara beramai-ramai dan memadati halaman kantor desa sejak pagi. Suasana sempat memanas ketika warga menuntut penjelasan dari pihak pemerintah desa terkait pengelolaan anggaran desa.


Menariknya, dalam aksi tersebut terlihat banyak kaum ibu atau emak-emak yang ikut turun langsung. Mereka menyuarakan kekecewaan dan meminta pertanggungjawaban dari oknum perangkat desa yang diduga terlibat.


Informasi yang dihimpun menyebutkan, dugaan penggelapan Dana KUD itu menyeret salah satu oknum perangkat desa berinisial HK. Warga menduga dana yang seharusnya digunakan untuk pembangunan dan kepentingan masyarakat desa tidak jelas realisasinya.


“Kami hanya ingin kejelasan. Dana  itu untuk masyarakat, bukan untuk kepentingan pribadi,” ujar salah seorang warga di lokasi.


Untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan, aparat kepolisian tampak berada di lokasi melakukan pengamanan jalannya aksi warga. Kehadiran petugas bertujuan menjaga situasi tetap kondusif.


Sementara itu, hingga berita ini diterbitkan, pihak pemerintah Desa Dusun Mudo maupun perangkat desa yang disebut dalam dugaan tersebut belum memberikan keterangan resmi terkait tuntutan warga.


Warga berharap pemerintah desa segera memberikan klarifikasi terbuka agar persoalan tersebut tidak semakin memicu keresahan di tengah masyarakat.


Yukosti 

Senin, 16 Maret 2026

Desa Bukit Baling, peduli sosial terhadap masyarakat kurang mampu, pemberian bantuan Tunjangan Hari Raya pada Selasa 17/3/2026 di aula kantor desa Bukit Baling



Detiksupremasihukum.com, Pemberian Tunjangan Hari Raya (THR) bagi masyarakat kurang mampu di Desa Bukit Baling merupakan inisiatif sosial yang sangat positif, terutama dalam mempererat tali silaturahmi dan meringankan beban ekonomi menjelang hari raya.

​Berikut adalah rangkuman dari kegiatan tersebut:

​Detail Pelaksanaan Kegiatan

​Lokasi: Desa Bukit Baling, Kecamatan Sekernan, Kabupaten Muaro Jambi.

​Tujuan: Penyaluran bantuan THR untuk masyarakat kurang mampu.

​Agenda Tambahan: Siraman rohani (tausiyah) untuk memperkuat nilai-nilai spiritual masyarakat di bulan Ramadan.



​Kehadiran Tokoh Penting

​Kegiatan ini menunjukkan sinergi yang kuat antara pemerintah kecamatan dan desa, yang dihadiri oleh:

Camat Sekernan Kalduni SH, 

Al Ustatz M. Sukri,

Kades Robani,

Sekdes Desa,

Para BPD Desa, ketua koperasi merah putih, ketua BUMDES, tokoh agama, tokoh adat, para perangkat desa dan seluruh masyarakat yang di undang.

Camat Kalduni SH dalam sambutanya, merasa bangga dan desa pertama diwilayahnya, yang mengundang, dalam acara sosial menjelang lebaran idul Fitri ini, ungkap camat.



Kades Robani, dalam sambutanya mengatakan,

Poin Penting dari Kegiatan

​Kepedulian Sosial, Kehadiran Camat dan para undangan, menunjukkan bahwa pemerintah hadir di tengah masyarakat untuk memastikan kesejahteraan warga yang membutuhkan.


Kegiatan ini, merupakan yang ketiga kalinya, selama menjabat, moga bisa menjadi motifasi bagi yang lain, ungkap kades Robani.


​Keseimbangan Rohani, Penyertaan tausiyah dari Al Ustadz M. Rusdi memberikan dimensi ibadah dalam kegiatan sosial ini, sehingga bantuan tidak hanya bersifat materiil tetapi juga memberikan ketenangan batin.


 Partisipasi aktif dari tingkat RT hingga kecamatan mencerminkan struktur organisasi desa yang berjalan dengan baik dalam mengayomi warga.


​Kegiatan seperti ini biasanya menjadi momentum bagi Pemerintah Desa untuk mengevaluasi data kesejahteraan warga agar penyaluran bantuan di masa mendatang tetap tepat sasaran.


Yukosti panamusta

Minggu, 15 Maret 2026

Satnarkoba Polres Metro Jakarta Selatan Ungkap Peredaran Obat Keras Daftar G di Jagakarsa, Dua Pelaku Diamankan

 

Detiksupremasihukum.com | Jakarta — Satuan Reserse Narkoba (Satnarkoba) Polres Metro Jakarta Selatan kembali berhasil mengungkap kasus peredaran obat keras daftar G yang diduga diperjualbelikan secara ilegal di wilayah Kecamatan Jagakarsa, Jakarta Selatan. Dalam pengungkapan tersebut, petugas berhasil mengamankan dua orang pelaku yang diduga terlibat dalam aktivitas penjualan obat keras tanpa izin.


Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Pol. I Putu Yuni Setiawan, S.I.K., M.H. melalui Kasat Narkoba Polres Metro Jakarta Selatan AKBP Prasetyo Nugroho menjelaskan bahwa pengungkapan kasus ini merupakan bentuk komitmen Polres Metro Jakarta Selatan dalam menindak tegas peredaran obat-obatan keras yang berpotensi disalahgunakan oleh masyarakat.


“Pengungkapan ini merupakan tindak lanjut dari laporan masyarakat yang mencurigai adanya aktivitas penjualan obat keras daftar G secara bebas tanpa izin di wilayah Jagakarsa. Menindaklanjuti informasi tersebut, anggota Satnarkoba Polres Metro Jakarta Selatan langsung melakukan penyelidikan dan observasi di lokasi yang dimaksud,” ujar AKBP Prasetyo Nugroho.


Setelah memastikan adanya aktivitas ilegal tersebut, petugas kemudian melakukan penindakan di sebuah toko yang berada di Jalan Raya wilayah Jagakarsa. Dalam operasi tersebut, petugas berhasil mengamankan dua orang pelaku berinisial WA dan M yang diketahui berperan sebagai penjaga toko.


Saat dilakukan penggeledahan di Tempat Kejadian Perkara (TKP) pertama, petugas menemukan berbagai jenis obat keras daftar G yang diperjualbelikan tanpa izin dengan jumlah kurang lebih 3.095 butir. Selain itu, petugas juga mengamankan barang bukti lainnya berupa uang tunai sebesar Rp750.000, serta 1 unit handphone merk Oppo dan 1 unit handphone merk Infinix yang diduga digunakan sebagai sarana komunikasi dalam transaksi penjualan obat-obatan tersebut.


Adapun beberapa jenis obat keras yang ditemukan di TKP pertama antara lain 100 butir obat jenis Fiksefendisil 2 miligram, 2.380 butir obat jenis Optuner, 60 butir obat jenis Tramadol, 500 butir obat jenis tertentu, serta 18 butir obat jenis Double Y, dan sejumlah obat keras lainnya.


Tidak berhenti sampai di situ, petugas kemudian melakukan pengembangan berdasarkan hasil pemeriksaan awal terhadap kedua tersangka. Tim Satnarkoba Polres Metro Jakarta Selatan lalu bergerak menuju sebuah rumah kos atau kontrakan yang berada di Jalan Belimbing, Kelurahan Jagakarsa, Jakarta Selatan yang diduga menjadi tempat penyimpanan tambahan obat-obatan keras tersebut.




Di TKP kedua, petugas kembali menemukan berbagai jenis obat keras daftar G dengan jumlah yang jauh lebih besar, yakni sekitar 25.148 butir. Barang bukti yang berhasil diamankan antara lain:

3.855 butir obat jenis Exsiner

60 butir obat jenis Plenojepam

50 butir obat jenis Aprajolam

70 butir obat jenis Aprajolam 1 ml

16 butir obat jenis Mersi Sekmopram Plorajepam

89 butir obat jenis Falimiks Gejepam

50 butir obat jenis Atarakalfajoram

1.578 butir obat jenis Double Y

1.010 butir obat jenis Fisektinitil 2 miligram

13.870 butir obat jenis Tramadol


Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, tersangka WA mengaku bahwa obat-obatan keras tersebut dijual secara bebas dengan harga bervariasi mulai dari Rp5.000 hingga Rp40.000 per butir. Dari aktivitas ilegal tersebut, para pelaku diketahui memperoleh keuntungan sekitar Rp200.000 per hari.


Lebih lanjut, dari hasil pengembangan penyidikan diketahui bahwa obat-obatan keras tersebut diperoleh dari seorang pemasok yang saat ini diketahui berinisial A. Yang bersangkutan diduga sebagai pemasok utama obat-obatan tersebut dan saat ini masih dalam pengejaran pihak kepolisian serta telah dimasukkan dalam Daftar Pencarian Orang (DPO).


“Saat ini kedua tersangka telah diamankan di Polres Metro Jakarta Selatan guna menjalani proses penyidikan lebih lanjut. Kami juga masih terus melakukan pengembangan guna mengungkap jaringan pemasok yang memasok obat-obatan keras tersebut,” jelas AKBP Prasetyo Nugroho.


Atas perbuatannya, para tersangka dijerat dengan Pasal 435 dan Pasal 436 ayat (1) dan ayat (2) Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan, dengan ancaman pidana penjara paling lama 12 (dua belas) tahun dan/atau denda paling banyak Rp5.000.000.000 (lima miliar rupiah).


Selain itu, bagi setiap orang yang dengan sengaja memproduksi, mengedarkan, atau memperjualbelikan sediaan farmasi tanpa izin, juga dapat dikenakan ancaman kurungan pidana serta sanksi denda sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku, sebagai bentuk penegakan hukum tegas terhadap peredaran obat-obatan ilegal.


Polres Metro Jakarta Selatan menegaskan akan terus meningkatkan upaya pemberantasan peredaran obat-obatan keras ilegal yang berpotensi disalahgunakan oleh masyarakat, khususnya di kalangan generasi muda.


“Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat agar tidak terlibat dalam peredaran obat-obatan keras ilegal serta turut berperan aktif memberikan informasi kepada pihak kepolisian apabila mengetahui adanya aktivitas mencurigakan terkait peredaran obat keras maupun narkotika di lingkungan sekitar,” tutup AKBP Prasetyo Nugroho.

Dengan sinergi antara kepolisian dan masyarakat, diharapkan upaya pencegahan serta pemberantasan peredaran obat-obatan berbahaya dapat berjalan maksimal demi menjaga keamanan, ketertiban, serta kesehatan masyarakat.


Yukosti

Ketua Umum FRIC Presisi Polri Instruksikan Jajaran FRIC di Pospam Mudik Lebaran 2026 Perkuat Sinergi Bersama Kepolisian



Detiksupremasihukum.com— Ketua Umum FRIC (Fast Respon Indonesia Center) Presisi Polri H. Dian Surahman bersama Sekretaris Jenderal DPP FRIC H. Deden Hardening menginstruksikan kepada seluruh jajaran anggota FRIC yang bertugas di Pos Pengamanan (Pospam) Mudik Lebaran Tahun 2026 agar menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab, disiplin, serta menjalin sinergi yang kuat dengan jajaran Kepolisian Republik Indonesia.


Instruksi tersebut disampaikan sebagai bentuk komitmen organisasi FRIC Presisi Polri dalam mendukung kelancaran serta keamanan pelaksanaan arus mudik dan arus balik Lebaran tahun 2026 yang setiap tahunnya melibatkan mobilitas masyarakat dalam jumlah besar di berbagai wilayah Indonesia.

Ketua Umum FRIC Presisi Polri H. Dian Surahman menegaskan bahwa keberadaan anggota FRIC di berbagai titik pos pengamanan merupakan bagian dari kontribusi nyata organisasi dalam membantu tugas-tugas kepolisian dalam menjaga keamanan, ketertiban, serta memberikan pelayanan kepada masyarakat selama periode mudik Lebaran.


Menurutnya, seluruh anggota FRIC yang terlibat dalam kegiatan pengamanan di pospam harus mampu menunjukkan sikap profesional, humanis, serta selalu mengedepankan koordinasi dengan petugas kepolisian yang sedang bertugas di lapangan.


“Seluruh anggota FRIC yang mendapatkan tugas jaga di pospam Mudik Lebaran 2026 harus benar-benar menjalankan tugasnya dengan baik. Kehadiran kita di pos pengamanan bukan hanya sekadar simbolis, tetapi harus memberikan manfaat nyata dalam membantu tugas kepolisian serta memberikan pelayanan kepada masyarakat yang sedang melakukan perjalanan mudik,” tegas H. Dian Surahman.


Lebih lanjut, ia juga mengingatkan agar seluruh jajaran FRIC di daerah selalu menjaga nama baik organisasi serta menjunjung tinggi nilai-nilai kebersamaan dan kekompakan dalam bekerja di lapangan. Sinergitas antara FRIC dengan aparat kepolisian, TNI, serta instansi terkait lainnya menjadi kunci utama dalam menciptakan situasi yang aman dan kondusif selama berlangsungnya arus mudik dan arus balik Lebaran.


Sementara itu, Sekretaris Jenderal DPP FRIC H. Deden Hardening turut menekankan pentingnya koordinasi dan komunikasi yang baik antara anggota FRIC dengan petugas kepolisian yang bertugas di pos pengamanan. Ia berharap seluruh anggota FRIC dapat berperan aktif membantu pengaturan arus lalu lintas, memberikan informasi kepada masyarakat, serta membantu berbagai kebutuhan pelayanan di pospam sesuai dengan arahan petugas kepolisian.


“FRIC adalah mitra strategis Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Oleh karena itu, seluruh anggota yang bertugas di pospam harus selalu bersinergi dengan anggota kepolisian yang sedang dinas pada saat itu. Laksanakan tugas dengan penuh rasa tanggung jawab, disiplin, serta tetap mengedepankan sikap humanis kepada masyarakat,” ujar H. Deden Hardening.


Ia juga menambahkan bahwa kegiatan pengamanan mudik Lebaran merupakan momentum penting bagi seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga situasi tetap aman, tertib, dan kondusif. Kehadiran FRIC di pos pengamanan diharapkan dapat memperkuat kolaborasi antara masyarakat dengan aparat penegak hukum dalam memberikan rasa aman kepada para pemudik.


DPP FRIC Presisi Polri juga mengapresiasi semangat dan kesiapan seluruh jajaran FRIC di berbagai daerah yang telah menyiapkan pos pengamanan maupun personel yang siap membantu tugas kepolisian selama pelaksanaan Operasi Ketupat pada Mudik Lebaran tahun 2026.


Dengan semangat kebersamaan dan pengabdian kepada masyarakat, FRIC Presisi Polri menegaskan komitmennya untuk terus mendukung tugas-tugas Polri dalam menjaga stabilitas keamanan serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, khususnya pada momentum penting seperti arus mudik dan arus balik Hari Raya Idul Fitri.

Yukosti 

Sepekan Jelang Idul Fitri, Satgas Saber Pangan Pantau Langsung Bapokting di Pasar Kosambi dan Pasar Induk Caringin Bandung, Stok Aman dan Harga Terkendali

 


Detiksupremasihukum.com | BANDUNG, - Badan Pangan Nasional (Bapanas) bersama Satgas Pangan Polri, Dir Rekrimsus Polda Jabar dan sejumlah instansi yang tergabung dalam Satgas Saber Pelanggaran Pangan terus melakukan pemantauan secara intensif terhadap perkembangan harga, keamanan dan mutu bahan di Pasar Kosambi, Pasar Induk Caringin, serta distributor telur ayam ras di Kota Bandung, Sabtu 14 Maret 2026.


Pemantauan dipimpin Deputi Ketersediaan dan Stabilisasi Pangan Bapanas RI, I Gusti Ketut Astawa, didampingi Brigjen Pol Zain Dwi Nugroho dari Satgas Pangan Bareskrim Polri dan Dirreskrimsus Polda Jawa Barat Kombes Pol Wirdhanto Hadicaksono, bersama jajaran dinas terkait, Bulog, serta perwakilan Kementerian Perdagangan.


Deputi Ketersediaan dan Stabilisasi Pangan Bapanas RI, I Gusti Ketut Astawa didampingi Kaposko Satgas Brigjen Pol Zain Dwi Nugroho  menyampaikan secara umum ketersediaan stok bahan pokok penting (Bapokting) di dua pasar tersebut dalam kondisi aman dengan distribusi yang lancar dan secara umum harga relatif terkendali, walaupun sebagian kecil komoditas pangan mengalami fluktuasi harga diatas HET/HAP.


"Pasokan bahan pokok di Pasar Induk Caringin dan Pasar Kosambi dapat dikategorikan aman, distribusi lancar dan harga bahan pokok dalam kondisi yang terkendali" kata Ketut Astawa dalam keterangannya kepada wartawan di lokasi, Sabtu (14/3/2026).


Dari hasil pengecekan di Pasar Kosambi, sebagian besar komoditas pangan masih sesuai dengan HET/HAP, seperti: Minyakita, Beras SPHP, Cabai Merah Keriting, Bawang Merah, Bawang Putih, Gula Konsumsi, Daging Ayam Ras, Daging Sapi namun ditemukan harga cabai rawit merah masih diatas HAP dan Telur Ayam Ras masih diatas HAP, mengingat para pedagang/pengecer mengambil komoditas tsb sdh mepet atau melewati HAP, sehingga dari hasil tersebut Satgas Saber mendatangi distributor di Pasar Induk Caringin untuk mengecek kebenaran informasi tersebut ke distributor. Hasil pengecekan, Harga cabai naik mengingat Pedagang di Pasar Induk Caringin mendapat pasokan dari produsen/petani di Lembang sdh diatas HAP di harga Rp 75.000 dengan alasan produksi menurun akibat curah hujan tinggi dan serangan hama. Oleh karena itu Kadis Perdagangan Kota Bandung disarankan untuk dapat koordinasi daerah sentra produksi cabai dan berikan fasilitasi dukungan distribusi (FDP) untuk membantu biaya transportasi, sehingga dapat menurunkan harga Cabai Rawit Merah.


Sedangkan harga telur ayam ras di dapat di distributor di Pasar Induk Caringin, distrubutor di Triarta dan produsen/peternak di Blitar sudah mendekati HAP. Oleh karena telah dilakukan surat teguran kepada produsen dan distributor untuk bisa menurunkan harganya.


Selain itu,  temuan lainnya di Pasar Kosombi adalah adanya satu pedagang/pengecer Minyakita menjual diatas HAP, setelah dilakukan pengecekan bahwa pedagang tersebut bukan mitra bulog dan mendapat pasokan Minyakita dari membeli di Medsos, sehingga dengan temuan tersebut Dinas Perdagangan dan Bulog akan membantu pembuatan NIB dan proses sebagai Mitra Bulog serta dilakukan penyaluran Minyakita ke pedagang tersebut.


Sementara itu, Dirreskrimsus Polda Jawa Barat Kombes Pol Wirdhanto Hadicaksono mengatakan Satgas  Saber Pangan secara intensif akan terus melakukan pengawasan untuk memastikan harga bahan pokok dijual sesuai ketentuan pemerintah.


"Kami menghimbau kepada produsen, distributor dan pedagang agar menjaga kestabilan harga dengan menjual bahan pokok sesuai HET dan HAP, bila melanggar kami tidak segan-segan utk menindak tegas sesuai aturan dengan tindakan berlapis. Jika masyarakat masih menemukan harga di atas ketentuan, silakan melaporkan ke hotline Satgas Saber Pangan," ujarnya.


Sementara harga Daging Sapi Segar kembali stabil di harga kisaran Rp 130.000 - Rp 140.000, mengingat sebelumnya di beritakan di Media Online bahwa harga Daging Sapi di Pasar Kosambi masih di tinggi di Rp 150.000 - Rp 160.000 atau diatas HAP. Namun setelah di cek Satgas, daging sapi yang dijual pedagang di atas HAP adalah daging sapi jenis super atau khas dalam dan sudah dibersihkan, sehingga harganya berbeda. Satgas menghimbau pedagang agar memberikan penjelasan ke konsumen atau masyarakat agar masyarakat memahami perbedaan harga tersebut.


Dalam keterangannya, Kaposko Satgas Saber Brigjen Pol Zain Dwi Nugroho juga menegaskan pihaknya terus secara intensif melakukan pengawasan terhadap distribusi dan harga bahan pokok di seluruh wilayah Indonesia.


"Kami bersama Satgas Saber Pangan maupun K/L terkait, Bulog dan BUMN akan terus intensif melakukan pemantauan untuk memastikan distribusi berjalan baik dan tidak ada pelanggaran yang merugikan masyarakat, terutama menjelang Nyepi dan Idul Fitri," tegasnya.


Menjelang hari Raya Nyepi dan Idul Fitri 2026, Pemerintah melalui Satgas Saber Pelanggaran Pangan, bersama Bapanas, Kemendag, Kemendagri, Kementan, Satgas Pangan Polri dan Bulog akan terus melakukan pengawasan guna menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok. Diharapkan menjelang hari raya Nyepi dan Idul Fitri harga kebutuhan pokok tetap terkendali dan stok pangan tetap aman. 

Yukosti 

Sabtu, 14 Maret 2026

Kurangi Kemacetan Jalur Mudik Garut, Kapolres Garut Dampingi Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Beri Kompensasi Rp1,4 Jut a untuk Kusir Delman dan Tukang Becak


Detiksupremasihukum.com-Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menyalurkan kompensasi kepada para pengemudi transportasi tradisional di jalur mudik dan wisata Kabupaten Garut selama masa Lebaran 2026. Kebijakan ini dilakukan sebagai langkah untuk mengurai kepadatan lalu lintas yang kerap terjadi saat arus mudik dan libur Idul Fitri. Sabtu (14/3/2026).


Melalui kebijakan tersebut, para kusir delman dan tukang becak diminta untuk sementara waktu tidak beroperasi selama satu minggu, baik menjelang maupun setelah Hari Raya Idul Fitri. Sebagai pengganti pendapatan yang hilang, Pemerintah Provinsi Jawa Barat memberikan kompensasi uang saku kepada para pekerja transportasi informal tersebut.


Di Kabupaten Garut sendiri, tercatat sebanyak 483 orang dari 12 kecamatan menerima bantuan kompensasi. Rinciannya terdiri dari 477 kusir delman dan 6 tukang becak. Masing-masing penerima mendapatkan kompensasi sebesar Rp1.400.000 per orang.




Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol. Hendra Rochmawan S.I.K., M.H mengatakan bahwa Kebijakan ini merupakan bagian dari program Pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk mengurangi potensi kemacetan di jalur utama mudik dan kawasan wisata selama periode Lebaran. Selain itu, langkah ini juga diharapkan dapat memberikan kesempatan kepada para pekerja transportasi tradisional untuk beristirahat serta merayakan Hari Raya Idul Fitri bersama keluarga.




Secara keseluruhan, Pemerintah Provinsi Jawa Barat menyiapkan anggaran kompensasi hingga Rp. 6,9 miliar bagi para pengemudi angkutan tradisional seperti kusir delman dan tukang becak yang berada di jalur utama mudik dan wisata di wilayah Jawa Barat.


Dengan adanya kebijakan ini, diharapkan arus lalu lintas selama mudik Lebaran 2026 dapat berjalan lebih lancar, sekaligus memberikan manfaat langsung bagi para pekerja transportasi informal yang selama ini turut beraktivitas di sepanjang jalur mudik.

Dikeluarkan oleh Bid Humas Polda Jabar


Yukosti 

Kamis, 12 Maret 2026

Polda Jambi Gelar Gerakan Pangan Murah, Salurkan 16,5 Ton Beras untuk Masyarakat Jelang Idul Fitri

 


Detiksupremasihukum.com, FRIC, JAMBI – Kepolisian Daerah Jambi menggelar kegiatan Gerakan Pangan Murah sebagai bentuk kepedulian terhadap kebutuhan masyarakat menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah. Kegiatan tersebut dilaksanakan di kawasan Tugu Keris Siginjai, Kota Jambi, Jumat (13/3/2026).


Kegiatan diawali dengan mengikuti secara virtual Gerakan Pangan Murah Serentak Polri yang dipimpin oleh Wakapolri Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo bersama jajaran Mabes Polri dan Direktur Utama Perum Bulog. Program ini dilaksanakan serentak di seluruh Indonesia sebagai upaya membantu masyarakat memperoleh bahan pokok dengan harga terjangkau menjelang hari besar keagamaan.


Di Provinsi Jambi, kegiatan tersebut dipimpin oleh Wakapolda Jambi Brigjen Pol. B. Ali yang didampingi sejumlah pejabat daerah, di antaranya Wakil Gubernur Jambi H. Abdullah Sani, Dandrem 042/Garuda Putih Jambi Kolonel Infantri Nyamin, Walikota Jambi H. Maulana, bersama pejabat utama Polda Jambi dan unsur terkait lainnya.


Dalam kegiatan tersebut, Polda Jambi bersama Polres jajaran menyalurkan sekitar 16,5 ton beras murah kepada masyarakat yang membutuhkan. Penyaluran dilakukan secara simbolis oleh Wakapolda Jambi kepada warga yang telah mengantre untuk mendapatkan bahan pokok dengan harga yang lebih terjangkau.


Selain beras, sejumlah kebutuhan pokok strategis juga disediakan dalam Gerakan Pangan Murah tersebut, di antaranya beras SPHP seharga Rp50.000 per 5 kilogram, Beras Kita premium Rp75.000 per 5 kilogram, minyak goreng MinyakKita Rp15.000 per liter, gula pasir Manis Kita Rp17.500 per kilogram, serta tepung terigu Jawara Rp11.000 per kilogram.


Usai mengikuti kegiatan virtual bersama Wakapolri, Wakapolda Jambi Brigjen Pol B. Ali menjelaskan pada doorstop nya bahwa program ini merupakan langkah konkret Polri bersama pemerintah daerah dan instansi terkait dalam membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok menjelang Idul Fitri.


“Gerakan pangan murah ini dilaksanakan untuk membantu masyarakat memenuhi kebutuhan sembako, khususnya dalam rangka menyambut dan merayakan Hari Raya Idul Fitri,” ujarnya kepada wartawan.


Ia menambahkan bahwa kegiatan tersebut dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia, termasuk di sepuluh kabupaten dan kota di Provinsi Jambi, dengan melibatkan berbagai pihak.


“Kegiatan ini dilaksanakan di seluruh Indonesia, termasuk di wilayah Jambi. Kita bekerja sama dengan Bulog yang menyiapkan bahan pokoknya. Polri bersama Korem, pemerintah provinsi, serta pemerintah kota dan kabupaten membantu menyalurkan kepada masyarakat,” jelasnya.


Wakapolda berharap melalui program tersebut masyarakat dapat merasakan manfaat langsung dari kehadiran Polri dalam membantu menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok menjelang hari raya.


“Harapannya masyarakat dapat menikmati bantuan melalui gerakan pangan murah ini, sehingga dapat membantu memenuhi kebutuhan pokok menjelang Idul Fitri yang tidak lama lagi,” pungkasnya.


Sementara itu, Kapolda Jambi Irjen Pol. Krisno H. Siregar melalui Kabid Humas Polda Jambi Kombes Pol. Erlan Munaji menyampaikan bahwa Gerakan Pangan Murah merupakan wujud kepedulian Polri terhadap kesejahteraan masyarakat, khususnya dalam menjaga stabilitas ketersediaan dan harga bahan pokok menjelang Idul Fitri.


“Melalui kegiatan Gerakan Pangan Murah ini, Polda Jambi bersama pemerintah daerah dan stakeholder terkait berupaya membantu masyarakat mendapatkan bahan pokok dengan harga yang lebih terjangkau, terutama menjelang Hari Raya Idul Fitri yang biasanya diiringi dengan peningkatan kebutuhan,” ujar Kombes Pol Erlan Munaji.


Ia menambahkan bahwa Polda Jambi juga akan terus mendukung berbagai langkah pemerintah dalam menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan di daerah.


“Kami berharap kegiatan ini dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat serta membantu menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok di Provinsi Jambi, sehingga masyarakat dapat menyambut Idul Fitri dengan lebih tenang dan nyaman,” tutupnya.


Yukosti