Rabu, 25 Maret 2026

Ketua MUI Provinsi Jambi Apresiasi Kinerja Terbaik Sinergitas Polda Jambi Jajaran Berikan Pelayanan Dan Pengamanan Pada Hari Raya Nyepi dan Idul Fitri 1447 H



Detiksupremasihukum.com,Jambi-Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Jambi untuk periode 2025–2030 Dr. H. Umar Yusuf, M.HI. memberikan apresiasi kepada Kepolisian Daerah Jambi dan jajaran atas kinerja terbaik memberikan pelayanan dan pengamanan pada perayaan Nyepi dan Idul Fitri 1447 H tahun 2026 (25/03/2026)


H.Umar Yusuf menyampaikan " Polri telah membuktikan kinerja terbaiknya dalam mewujudkan situasi aman damai dan kondusif bagi masyarakat Provinsi Jambi 


Dua perayaan hari besar nasional , yakni Hari Raya Nyepi dan hari Raya Idul Fitri, Polri Polda Jambi jajarannya  berhasil memberikan pelayanan dan pengamanan 


Mewakili masyarakat Jambi sangat memberikan apresiasi kepada Polri , TNI dan pihak terkait yang telah bersinergi agar perayaan tersebut berjalan kondusif 


Operasi Ketupat Siginjai yang hari ini 25 Maret 2026 berakhir , pencapaian kinerja terbaik tersebut kerja keras Polri dan semua pihak yang terlibat pada operasi ketupat dengan adanya pos pelayanan dan pengamanan dengan personel yang siap siaga, nyata dirasakan oleh masyarakat , semoga Polri Polda Jambi jajaran  terus berikan pelayanan dan pengamanan terbaik bagi Provinsi Jambi " ungkap Ketua MUI Provinsi Jambi


Yukosti 

Selasa, 24 Maret 2026

Polresta Jambi Ikuti Vicon Bersama Kapolri, Terkait Pengamanan dan Pelayanan di Objek Wisata Saat Idul Fitri 1447 H




Detiksupremasihukum.com, JAMBI – Dalam rangka memastikan kesiapan pengamanan dan pelayanan masyarakat selama perayaan Idul Fitri 1447 H/2026 M, Polresta Jambi mengikuti kegiatan Video Conference (Vicon) monitoring yang dipimpin langsung oleh Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo pada Selasa (24/3/2026).


Kegiatan yang dilaksanakan di objek wisata Kampung Radja ini turut dihadiri oleh Kapolda Jambi Krisno H. Siregar, Wakapolda Jambi Brigjen Pol. Benny Ali, Wakil Gubernur Jambi Drs. H. Abdullah Sani, M.Pd.i, Danrem 042/GAPU Brigjen TNI Nyamin, S.I.P.,n M.M, Pejabat Utama Polda Jambi , Kapolresta Jambi diwakili Wakapolresta Jambi dan para pejabat utama Polresta Jambi serta unsur Forkopimda Provinsi Jambi.


Dan juga diikuti secara virtual oleh jajaran Polda dan Polres se-Indonesia.


Kapolresta Jambi melalui Kasi Humas menyampaikan “

Kapolri menekankan sejumlah hal penting terkait pelaksanaan Operasi Ketupat 2026, di antaranya adanya peningkatan volume kendaraan pada arus mudik dari sekitar 250 ribu kendaraan pada tahun 2025 menjadi 270 ribu kendaraan di tahun 2026. Selain itu, puncak arus balik diprediksi terjadi pada 24 Maret dan 29 Maret 2026.


Kapolri  mengingatkan jajaran untuk mengantisipasi kepadatan di titik-titik rawan, termasuk di pelabuhan serta jalur utama, serta menyiapkan layanan kesehatan di rest area guna membantu pemudik


Adanya  peningkatan kunjungan masyarakat ke objek wisata selama libur Lebaran menjadi perhatian khusus. Seluruh jajaran diminta untuk meningkatkan pengamanan dan pelayanan guna mencegah terjadinya gangguan kamtibmas maupun kecelakaan.


Polresta Jambi siap menindaklanjuti seluruh penekanan Kapolri, khususnya dalam pengamanan objek wisata di wilayah Jambi.


“Polresta Jambi bersama Polsek  jajaran  menyiapkan langkah-langkah strategis dalam rangka pengamanan dan pelayanan kepada masyarakat selama libur Idul Fitri, termasuk di objek wisata yang diprediksi mengalami peningkatan kunjungan,”


“Polresta Jambi mengimbau kepada masyarakat agar tetap berhati-hati saat berwisata, mematuhi aturan yang ada, serta menjaga keselamatan diri dan keluarga.


Polri  memastikan kesiapan seluruh jajaran guna memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat selama momentum Hari Raya Idul Fitri 1447 H” ungkap Kasi Humas


Yukosti 

Open house rumah Gubernur Alharis

 



 Detiksupremasihukum.com, BANGKO – Suasana hangat menyelimuti kediaman pribadi Gubernur Jambi, Al Haris, di Lorong Kurnia, Kabupaten Merangin pada Senin (23/03). 


Bupati Merangin, M. Syukur didampingi Wakil Bupati A. Khafidh dan Sekda Zulhifni beserta istri hadir dalam acara halal Bihalal hari raya idul Fitri 1447 hijriah.



Hadir pula Bupati Sarolangun H. Hurmin dan  Sekda M. Arif beserta istri yang datang memenuhi undangan Gubernur Jambi, Al Haris.



Dalam sambutannya, Gubernur Jambi Al Haris menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan tradisi tahunan untuk menjaga tali silaturahmi antara pemerintah provinsi, pemerintah daerah, dan masyarakat.


"Ini adalah tradisi Idulfitri, atau kerennya open house. Tujuannya agar kita bisa bersilaturahmi. Kami menyadari tidak mungkin bisa mendatangi rumah seluruh masyarakat di enam kabupaten/kota, maka forum inilah wadahnya," ujar Al Haris.


Gubernur juga menyoroti kekompakan antara Merangin dan Sarolangun. Ia sempat berseloroh mengenai Sekda Sarolangun yang merupakan "produk" Merangin, yang menunjukkan betapa eratnya hubungan emosional kedua daerah tersebut. 


Meski mengakui adanya keterbatasan anggaran, Al Haris menegaskan komitmennya untuk terus mengupayakan pembangunan di daerah.


Senada dengan Gubernur, Bupati Sarolangun H. Hurmin dalam sambutannya menekankan pentingnya menghormati sejarah dan hubungan kekeluargaan antar wilayah. Ia mengibaratkan Merangin sebagai "Kakak Tua" bagi Sarolangun yang merupakan daerah pemekaran.


"Sayo selalu hormat terus. Sebab kalau kito melawan kakak tuo, kito berduso (berdosa) kan," kelakar H. Hurmin yang disambut tawa para tamu undangan.


Ia juga memberikan apresiasi khusus kepada jajaran Forkopimda Merangin atas sambutan dan kerja sama yang baik selama ini. Menurutnya, kerukunan antar pemimpin daerah menjadi modal utama dalam membangun Provinsi Jambi ke depan.


Acara yang berlangsung di hari ketiga Idulfitri ini berjalan dengan khidmat dan penuh kekeluargaan. Selain pejabat teras, tampak hadir pula jajaran Forkopimda dari kedua kabupaten, termasuk Kapolres Merangin, yang turut memperkuat sinergitas antara ulama dan umaro.

Yukosti 

Jumat, 20 Maret 2026

Redaksi Media Detiksupremasihukum.com Sampaikan Apresiasi dan Terima Kasih kepada Mitra Strategis




​Detiksupremasihukum.com, Jambi – Menjelang Hari Raya Idul Fitri, keluarga besar redaksi media online Detiksupremasihukum.com, mengungkapkan rasa syukur dan terima kasih yang mendalam kepada seluruh mitra kerja dan sahabat media dan lembaga tergabung, 12 media dan 2 lembaga tergabung, dibawah naungan kantor bersama mitra Jambi, yang diketuai Hamdi Zakaria, A.Md. 


​Apresiasi ini disampaikan langsung oleh Pimpinan Redaksi Detiksupremasihukum.com, Yukosti Panamusta


Beliau memberikan penghargaan setinggi-tingginya kepada para pihak yang telah memberikan dukungan nyata, khususnya dalam membantu pemenuhan Tunjangan Hari Raya (THR) bagi para Creaww dan jurnalis yang bertugas.


​"Kami mengucapkan rasa terima kasih yang tak terhingga kepada sahabat baik media dan para mitra yang telah sudi membantu serta menyumbangkan dukungannya, bear dan kecil nya bantuan, bukanlah merupakan ukuran.


Hal ini sangat berarti bagi kesejahteraan Creaww dan jurnalis kami dalam menyambut hari kemenangan," ujar Yukosti.


​Poin Utama Apresiasi ini, bentuk wujud Sinergi, dukungan ini merupakan bukti nyata kuatnya kemitraan antara media dan para stakeholder.


Bantuan yang diberikan sangat membantu operasional dan kesejahteraan tim di lapangan.

​Komitmen kami Ke depan, Redaksi berkomitmen untuk terus menyajikan informasi yang tajam, akurat, dan berimbang sebagai timbal balik atas kepercayaan publik dan mitra.

​Pihak redaksi berharap hubungan baik ini terus terjalin secara berkelanjutan demi kemajuan dunia jurnalistik, khususnya di lingkungan keluarga besar, Detiksupremasihukum.com, ungkap Yukosti.


Kami, usai lebaran ini, akan menerjunkan seluruh personil tim, bertugas maksimal, mengadakan pemantauan dan Perivikasi lapangan, guna mengungkap suatu informasi, yang didapat dan dikantongi tim, menjadi suatu pemberitaan yang akurat.


Redaksi 

Kamis, 19 Maret 2026

Ketum FRIC : Berikan Informasi Anggota Berprestasi , dan Laporkan Polri Daerah Yang Tidak Sinergi , Kita Sampaikan Kepada Kapolri

 


Detiksupremasihukum.com, FRIC Jambi, Jakarta - Ketua Umum Fast Respon Indonesia Center H. Dian Surahman menyampaikan kepada seluruh Ketua Pimpinan Wilayah se Indonesia untuk memberikan laporan perkembangan kinerja Kepolisian Daerah masing masing ke DPP FRIC 


Ketum FRIC " berikan informasi terkait personel Polri yang berprestasi , agar kita rekomendasikan kepada Pucuk tertinggi Polri , juga pimpinan Polri daerah yang tidak Sienrgi dengan FRIC informasikan juga (20/03/2026) 


Fast Respon Indonesia Center terbentuk guna mendukung Polri dan disahkan langsung oleh Kapolri , Wakapolri , Irwatsum , Kabareskrim , Kabaintelkam dan para Jenderal pendiri lainnya yang mengakui terbentuknya FRIC untuk mendukung dan menjaga marwah Polri 


Jika ada pimpinan yang tidak respon dan sinergi terhadap FRIC laporkan kesaya , kita wada organisasi yang sengaja dibentuk oleh Polri, jika tidak ada yang mendukung laporkan , biar kita sampaikan kepada Kapolri, karena kita memang untuk Polri dan loyal serta solid tidak ada yang diragukan terhadap FRIC dan tetap satu komando menjaga nama baik Polri tanpa menyerah dan tanpa kata lelah   " tegas H. Dian.


Yukosti 


FRIC Dibentuk Untuk Mendukung Polri Teruji Solid dan Loyalitas Tanpa Pikir Untung Rugi




Detiksupremasihukum.com, FRIC Jambi, Jakarta - Perkumpulan Fast Respon Indonesia Center terbentuk dan dibentuk oleh Petinggi Polri guna mendukung Polri dalam menyampaikan. kinerja terbaik Polri kepada masyakarat bahwa Polri bekerja untuk memberikan rasa aman , nyaman , melayani , mengamankan dan mengayomi " Polri Untuk Masyakarat " 


Ditegaskan Fast Repson Indonesia Center (FRIC) dibentuk khusus untuk mendukung program Presiden dan Kapolri 


Seluruh anggota FRIC tidak diragukan loyalitas dan soliditas kepada polri " Tanpa Pikir Untung Rugi" (19/03/2026)


Seluruh pengurus dan anggota FRIC berjuang untuk fasilitas dan sarana bagiamana bisa mendukung Polri lebih dipercaya masyakarat dengan pemberitaan yang bisa menimbulkan simpati masyakarat 


FRIC merupakan tim counter Polri , loyal dan siap untuk Polri , perlu diingat , " Kami Tanpa Gaji Namun Berjuang Untuk Polri "  Dibentuk petinggi Polri tentu demi mendukung  Polri


FRIC diresmikan pada tanggal 18 November 2026 di Jakarta Selatan, wajib loyal dan solid tertuang dalam Akta Notaris dan ART serta ADRT 


FRIC terbentuk khusus untuk mendukung Polri, semau anggota Wajib solid dan loyal kepada Polri , tidak solid tegas kita keluarkan  " tegas H.Dian.


Yukosti 

Rabu, 18 Maret 2026

FRIC Turut Pantau Arus Mudik Idul Fitri 1447 , Ketum FRIC : H-1 Volume Kendaraan Meningkat 15 Persen dari Tahun Sebelumnya, Merak-Bakauheni Padat



Detiksupremasihukum.com,Jakarta-Fast Respon Indonesia Center turut melakukan pantauan terkait arus mudik terkini menjelang hari raya Idul Fitri 1447 H tahun 2026.


Ketua Umum FRIC H. Dian Surahman menyampaikan " saat ini arus mudik hari ini terpantau H-1 tampak pelabuhan Merak - Bakauheni padat dan macet dan wilayah lainnya 


Situasi arus mudik Lebaran H-1 masih sangat terkendali, menurut Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen Pol. Drs. Agus Suryonugroho S.H., M.Hum. Per tanggal 15 Maret 2026, sekitar 25 persen kendaraan telah meninggalkan Jakarta, menuju tujuan seperti Transjawa, Bandung, dan Sumatera.


Kakorlantas juga melaporkan bahwa kebijakan pembatasan kendaraan sumbu tiga ke atas selama periode mudik terbukti efektif dalam memberikan ruang bagi kendaraan pribadi dan angkutan penumpang, sehingga arus lalu lintas dapat tetap mengalir dengan lancar. Selain itu, tingkat fatalitas korban meninggal dunia akibat kecelakaan turun 45 persen ketimbang tahun lalu (19/03/2026)


FRIC Apresiasi Pihak kepolisian juga telah menyiapkan berbagai langkah antisipatif melalui manajemen rekayasa lalu lintas berdasarkan data traffic counting yang dipantau secara real-time. Jadi, jika kamu sedang dalam perjalanan mudik, pastikan untuk tetap waspada dan mengikuti arahan petugas di lapangan demi keselamatan bersama


Data Korlantas menunjukkan peningkatan volume arus mudik Lebaran 2026 sebesar 15 persen dibandingkan tahun 2025. Pada hari kedua Operasi Ketupat 2026, jumlah kendaraan yang melintas di Tol Jakarta-Cikampek mencapai 75.000 unit, meningkat dari 66.000 unit pada periode yang sama tahun 2025.


Puncak arus mudik Lebaran 2026 diperkirakan terjadi dalam dua gelombang, yaitu pada 14-15 Maret 2026 dan 18-19 Maret 2026. Sementara itu, arus balik diperkirakan terjadi pada 24-25 Maret 2026 dan 28-29 Maret 2026.


Korlantas Polri telah menyiapkan berbagai strategi untuk mengantisipasi lonjakan kendaraan, termasuk rekayasa lalu lintas dan pemanfaatan teknologi seperti traffic counting dan VC ratio 


" kita menghimbau kepada Pemudik untuk menjaga keselamatan bersama ikuti aturan berlalu lintas, pastikan semua aman dan paling penting berdoa .


Fast Repson Indonesia Center dibeberapa wilayah juga telah mendirikan pos pantau arus mudik guna membantu Polri menyampaikan informasi terkait arus mudik dan membantu masyakarat yang mudik  " pungkas H.Dian 

Yukosti 

Kapolri Lepas Rombongan Mudik Gratis Polri Presisi 2026

 



Detiksupremasihukum.com, FRIC Jambi, Jakarta  - Menyambut hari raya Idul Fitri 1447 Hijriah, warga ibu kota Jakarta yang sudah memasuki libur Idul Fitri mempergunakan kesempatan ini untuk mudik pulang kampung ke asal mereka masing-masing.


POLRI adakan giat Mudik Gratis bersama. Kegiatan mudik ini dilakukan bersama-sama dan disediakan kendaraan berupa bus gratis dengan tujuan ke wilayah Jawa Tengah dan Jogjakarta.


Acara pelepasan rombongan mudik bersama ini dilepas oleh Kapolri, Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo, pada hari Rabu (18/03/2026), pukul 10.00 WIB, bertempat di halaman Polda Metro Jaya, Jakarta.


Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo melepas 4.009 pemudik dalam program Mudik Gratis Polri Presisi 2026. Kapolri menjelaskan bahwa program ini bertujuan memberikan kenyamanan dan keamanan bagi masyarakat yang merayakan Lebaran di kampung halaman.


Dalam acara tersebut, Kapolri memastikan seluruh armada bus telah melewati uji kelaikan dan pengamanan di jalur mudik sudah disiapkan. Ia juga menyempatkan diri meninjau tenda kesehatan dan memberikan bingkisan Lebaran kepada para pemudik.


"Keberangkatan hari ini dilepas dengan Jawa Tengah (Purwokerto, Batang, Purwodadi, Karanganyar, Klaten, Wonogiri, Jepara, Rembang, Temanggung) dan DIY (Kulonprogo, Gunungkidul)," jelasnya.


Kapolri menambahkan bahwa pendaftaran Mudik Gratis sudah dibuka sejak 16 Maret 2026 di Samsat dan Satpas Polda Metro Jaya. Juga menerangkan bahwa seluruh armada bus termasuk sopir menjalani tes urine/alkohol untuk menjamin keselamatan di jalan. 


Mudik Gratis Polri Presisi 2026 ini merupakan bagian dari upaya Polri untuk memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat. 

Yukosti 

Selasa, 17 Maret 2026

Kapolres Tanjab Timur Bersama Ketua Cabang Bhayangkari Kunjungi Pos Pam dan Pos Yan Ops Ketupat 2026



Detiksupremasihukum.com, Tanjab Timur - Dalam upaya memastikan keamanan dan kelancaran arus mudik Idul Fitri 1447 H tahun 2026, Kapolres Tanjab Timur, AKBP Ade Candra, S.P., S.I.K., didampingi Waka Polres Tanjab Timur Kompol M. Ridha, M. M., turun langsung melakukan pengecekan Pos Pam dan Pos Yan Ops Ketupat 2026 di wilayah hukum Polres Tanjab Timur, Polda Jambi. Selasa (17/3/2026).


Dalam kunjungannya Kapolres Tanjab Timur Akbp Ade Candra juga didampingi oleh Ketua Cabang Bhayangkari serta pengurus Bhayangkari Tanjab Timur.


Akbp Ade Candra yang didampingi oleh Ketua Cabang Bhayangkari meninjau secara langsung kesiapan personel yang ditugaskan dan mengecek sarana serta prasarana yang ditempatkan di Pos Pam Geragai dan Pos Yan Sabak Barat sekaligus memberikan Bantuan Sosial demi mendukungnya pelaksanaan tugas personil sehingga kegiatan pengamanan berjalan lancar dan aman.


Pengecekan ini dilakukan guna memastikan bahwa semua Pos Pengamanan telah siap dalam menghadapi lonjakan arus kendaraan selama periode libur lebaran.


“Saya turun langsung untuk memastikan bahwa semua Pos Pam dan Pos Yan telah siap dengan personel yang cukup dan sarana serta prasarana yang memadai guna memberikan pelayanan secara optimal kepada masyarakat” ujar Kapolres.


Pengecekan tersebut merupakan rangkaian persiapan matang kepolisian di wilayah hukum Polres Tanjab Timur dalam menghadapi situasi yang mungkin terjadi selama musim mudik dan arus balik Idul Fitri 1447 H, Kesiapan yang optimal dari Pos Pam dan Pos Yan diharapkan dapat memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat yang melakukan perjalanan, Kapolres Tanjab Timur juga mengimbau kepada seluruh personel yang bertugas di Pos Pam dan Pos Yan agar selalu menjaga kewaspadaan dan profesionalisme dalam melaksanakan tugas dilapangan. “Kami siap menghadapi tantangan dan bersinergi dengan seluruh pihak terkait demi menjaga keamanan dan ketertiban selama masa libur lebaran ini,” tambah Kapolres.


Yukosti 

Emak-Emak Turun Gunung! Kantor Desa Dusun Mudo Tanjung Jabung Barat Di geruduk




Detiksupremasihukum.com, TANJABBARAT – Ratusan warga Desa Dusun Mudo mendatangi Kantor Pemerintah Desa Dusun Mudo, Kecamatan Muara Papalik, Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Senin (16/3/2026).


Aksi tersebut dipicu dugaan penggelapan Dana KUD yang nilainya disebut-sebut mencapai sekitar Rp1,5 miliar.


Pantauan di lokasi, warga datang secara beramai-ramai dan memadati halaman kantor desa sejak pagi. Suasana sempat memanas ketika warga menuntut penjelasan dari pihak pemerintah desa terkait pengelolaan anggaran desa.


Menariknya, dalam aksi tersebut terlihat banyak kaum ibu atau emak-emak yang ikut turun langsung. Mereka menyuarakan kekecewaan dan meminta pertanggungjawaban dari oknum perangkat desa yang diduga terlibat.


Informasi yang dihimpun menyebutkan, dugaan penggelapan Dana KUD itu menyeret salah satu oknum perangkat desa berinisial HK. Warga menduga dana yang seharusnya digunakan untuk pembangunan dan kepentingan masyarakat desa tidak jelas realisasinya.


“Kami hanya ingin kejelasan. Dana  itu untuk masyarakat, bukan untuk kepentingan pribadi,” ujar salah seorang warga di lokasi.


Untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan, aparat kepolisian tampak berada di lokasi melakukan pengamanan jalannya aksi warga. Kehadiran petugas bertujuan menjaga situasi tetap kondusif.


Sementara itu, hingga berita ini diterbitkan, pihak pemerintah Desa Dusun Mudo maupun perangkat desa yang disebut dalam dugaan tersebut belum memberikan keterangan resmi terkait tuntutan warga.


Warga berharap pemerintah desa segera memberikan klarifikasi terbuka agar persoalan tersebut tidak semakin memicu keresahan di tengah masyarakat.


Yukosti 

Senin, 16 Maret 2026

Desa Bukit Baling, peduli sosial terhadap masyarakat kurang mampu, pemberian bantuan Tunjangan Hari Raya pada Selasa 17/3/2026 di aula kantor desa Bukit Baling



Detiksupremasihukum.com, Pemberian Tunjangan Hari Raya (THR) bagi masyarakat kurang mampu di Desa Bukit Baling merupakan inisiatif sosial yang sangat positif, terutama dalam mempererat tali silaturahmi dan meringankan beban ekonomi menjelang hari raya.

​Berikut adalah rangkuman dari kegiatan tersebut:

​Detail Pelaksanaan Kegiatan

​Lokasi: Desa Bukit Baling, Kecamatan Sekernan, Kabupaten Muaro Jambi.

​Tujuan: Penyaluran bantuan THR untuk masyarakat kurang mampu.

​Agenda Tambahan: Siraman rohani (tausiyah) untuk memperkuat nilai-nilai spiritual masyarakat di bulan Ramadan.



​Kehadiran Tokoh Penting

​Kegiatan ini menunjukkan sinergi yang kuat antara pemerintah kecamatan dan desa, yang dihadiri oleh:

Camat Sekernan Kalduni SH, 

Al Ustatz M. Sukri,

Kades Robani,

Sekdes Desa,

Para BPD Desa, ketua koperasi merah putih, ketua BUMDES, tokoh agama, tokoh adat, para perangkat desa dan seluruh masyarakat yang di undang.

Camat Kalduni SH dalam sambutanya, merasa bangga dan desa pertama diwilayahnya, yang mengundang, dalam acara sosial menjelang lebaran idul Fitri ini, ungkap camat.



Kades Robani, dalam sambutanya mengatakan,

Poin Penting dari Kegiatan

​Kepedulian Sosial, Kehadiran Camat dan para undangan, menunjukkan bahwa pemerintah hadir di tengah masyarakat untuk memastikan kesejahteraan warga yang membutuhkan.


Kegiatan ini, merupakan yang ketiga kalinya, selama menjabat, moga bisa menjadi motifasi bagi yang lain, ungkap kades Robani.


​Keseimbangan Rohani, Penyertaan tausiyah dari Al Ustadz M. Rusdi memberikan dimensi ibadah dalam kegiatan sosial ini, sehingga bantuan tidak hanya bersifat materiil tetapi juga memberikan ketenangan batin.


 Partisipasi aktif dari tingkat RT hingga kecamatan mencerminkan struktur organisasi desa yang berjalan dengan baik dalam mengayomi warga.


​Kegiatan seperti ini biasanya menjadi momentum bagi Pemerintah Desa untuk mengevaluasi data kesejahteraan warga agar penyaluran bantuan di masa mendatang tetap tepat sasaran.


Yukosti panamusta

Minggu, 15 Maret 2026

Satnarkoba Polres Metro Jakarta Selatan Ungkap Peredaran Obat Keras Daftar G di Jagakarsa, Dua Pelaku Diamankan

 

Detiksupremasihukum.com | Jakarta — Satuan Reserse Narkoba (Satnarkoba) Polres Metro Jakarta Selatan kembali berhasil mengungkap kasus peredaran obat keras daftar G yang diduga diperjualbelikan secara ilegal di wilayah Kecamatan Jagakarsa, Jakarta Selatan. Dalam pengungkapan tersebut, petugas berhasil mengamankan dua orang pelaku yang diduga terlibat dalam aktivitas penjualan obat keras tanpa izin.


Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Pol. I Putu Yuni Setiawan, S.I.K., M.H. melalui Kasat Narkoba Polres Metro Jakarta Selatan AKBP Prasetyo Nugroho menjelaskan bahwa pengungkapan kasus ini merupakan bentuk komitmen Polres Metro Jakarta Selatan dalam menindak tegas peredaran obat-obatan keras yang berpotensi disalahgunakan oleh masyarakat.


“Pengungkapan ini merupakan tindak lanjut dari laporan masyarakat yang mencurigai adanya aktivitas penjualan obat keras daftar G secara bebas tanpa izin di wilayah Jagakarsa. Menindaklanjuti informasi tersebut, anggota Satnarkoba Polres Metro Jakarta Selatan langsung melakukan penyelidikan dan observasi di lokasi yang dimaksud,” ujar AKBP Prasetyo Nugroho.


Setelah memastikan adanya aktivitas ilegal tersebut, petugas kemudian melakukan penindakan di sebuah toko yang berada di Jalan Raya wilayah Jagakarsa. Dalam operasi tersebut, petugas berhasil mengamankan dua orang pelaku berinisial WA dan M yang diketahui berperan sebagai penjaga toko.


Saat dilakukan penggeledahan di Tempat Kejadian Perkara (TKP) pertama, petugas menemukan berbagai jenis obat keras daftar G yang diperjualbelikan tanpa izin dengan jumlah kurang lebih 3.095 butir. Selain itu, petugas juga mengamankan barang bukti lainnya berupa uang tunai sebesar Rp750.000, serta 1 unit handphone merk Oppo dan 1 unit handphone merk Infinix yang diduga digunakan sebagai sarana komunikasi dalam transaksi penjualan obat-obatan tersebut.


Adapun beberapa jenis obat keras yang ditemukan di TKP pertama antara lain 100 butir obat jenis Fiksefendisil 2 miligram, 2.380 butir obat jenis Optuner, 60 butir obat jenis Tramadol, 500 butir obat jenis tertentu, serta 18 butir obat jenis Double Y, dan sejumlah obat keras lainnya.


Tidak berhenti sampai di situ, petugas kemudian melakukan pengembangan berdasarkan hasil pemeriksaan awal terhadap kedua tersangka. Tim Satnarkoba Polres Metro Jakarta Selatan lalu bergerak menuju sebuah rumah kos atau kontrakan yang berada di Jalan Belimbing, Kelurahan Jagakarsa, Jakarta Selatan yang diduga menjadi tempat penyimpanan tambahan obat-obatan keras tersebut.




Di TKP kedua, petugas kembali menemukan berbagai jenis obat keras daftar G dengan jumlah yang jauh lebih besar, yakni sekitar 25.148 butir. Barang bukti yang berhasil diamankan antara lain:

3.855 butir obat jenis Exsiner

60 butir obat jenis Plenojepam

50 butir obat jenis Aprajolam

70 butir obat jenis Aprajolam 1 ml

16 butir obat jenis Mersi Sekmopram Plorajepam

89 butir obat jenis Falimiks Gejepam

50 butir obat jenis Atarakalfajoram

1.578 butir obat jenis Double Y

1.010 butir obat jenis Fisektinitil 2 miligram

13.870 butir obat jenis Tramadol


Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, tersangka WA mengaku bahwa obat-obatan keras tersebut dijual secara bebas dengan harga bervariasi mulai dari Rp5.000 hingga Rp40.000 per butir. Dari aktivitas ilegal tersebut, para pelaku diketahui memperoleh keuntungan sekitar Rp200.000 per hari.


Lebih lanjut, dari hasil pengembangan penyidikan diketahui bahwa obat-obatan keras tersebut diperoleh dari seorang pemasok yang saat ini diketahui berinisial A. Yang bersangkutan diduga sebagai pemasok utama obat-obatan tersebut dan saat ini masih dalam pengejaran pihak kepolisian serta telah dimasukkan dalam Daftar Pencarian Orang (DPO).


“Saat ini kedua tersangka telah diamankan di Polres Metro Jakarta Selatan guna menjalani proses penyidikan lebih lanjut. Kami juga masih terus melakukan pengembangan guna mengungkap jaringan pemasok yang memasok obat-obatan keras tersebut,” jelas AKBP Prasetyo Nugroho.


Atas perbuatannya, para tersangka dijerat dengan Pasal 435 dan Pasal 436 ayat (1) dan ayat (2) Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan, dengan ancaman pidana penjara paling lama 12 (dua belas) tahun dan/atau denda paling banyak Rp5.000.000.000 (lima miliar rupiah).


Selain itu, bagi setiap orang yang dengan sengaja memproduksi, mengedarkan, atau memperjualbelikan sediaan farmasi tanpa izin, juga dapat dikenakan ancaman kurungan pidana serta sanksi denda sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku, sebagai bentuk penegakan hukum tegas terhadap peredaran obat-obatan ilegal.


Polres Metro Jakarta Selatan menegaskan akan terus meningkatkan upaya pemberantasan peredaran obat-obatan keras ilegal yang berpotensi disalahgunakan oleh masyarakat, khususnya di kalangan generasi muda.


“Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat agar tidak terlibat dalam peredaran obat-obatan keras ilegal serta turut berperan aktif memberikan informasi kepada pihak kepolisian apabila mengetahui adanya aktivitas mencurigakan terkait peredaran obat keras maupun narkotika di lingkungan sekitar,” tutup AKBP Prasetyo Nugroho.

Dengan sinergi antara kepolisian dan masyarakat, diharapkan upaya pencegahan serta pemberantasan peredaran obat-obatan berbahaya dapat berjalan maksimal demi menjaga keamanan, ketertiban, serta kesehatan masyarakat.


Yukosti

Ketua Umum FRIC Presisi Polri Instruksikan Jajaran FRIC di Pospam Mudik Lebaran 2026 Perkuat Sinergi Bersama Kepolisian



Detiksupremasihukum.com— Ketua Umum FRIC (Fast Respon Indonesia Center) Presisi Polri H. Dian Surahman bersama Sekretaris Jenderal DPP FRIC H. Deden Hardening menginstruksikan kepada seluruh jajaran anggota FRIC yang bertugas di Pos Pengamanan (Pospam) Mudik Lebaran Tahun 2026 agar menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab, disiplin, serta menjalin sinergi yang kuat dengan jajaran Kepolisian Republik Indonesia.


Instruksi tersebut disampaikan sebagai bentuk komitmen organisasi FRIC Presisi Polri dalam mendukung kelancaran serta keamanan pelaksanaan arus mudik dan arus balik Lebaran tahun 2026 yang setiap tahunnya melibatkan mobilitas masyarakat dalam jumlah besar di berbagai wilayah Indonesia.

Ketua Umum FRIC Presisi Polri H. Dian Surahman menegaskan bahwa keberadaan anggota FRIC di berbagai titik pos pengamanan merupakan bagian dari kontribusi nyata organisasi dalam membantu tugas-tugas kepolisian dalam menjaga keamanan, ketertiban, serta memberikan pelayanan kepada masyarakat selama periode mudik Lebaran.


Menurutnya, seluruh anggota FRIC yang terlibat dalam kegiatan pengamanan di pospam harus mampu menunjukkan sikap profesional, humanis, serta selalu mengedepankan koordinasi dengan petugas kepolisian yang sedang bertugas di lapangan.


“Seluruh anggota FRIC yang mendapatkan tugas jaga di pospam Mudik Lebaran 2026 harus benar-benar menjalankan tugasnya dengan baik. Kehadiran kita di pos pengamanan bukan hanya sekadar simbolis, tetapi harus memberikan manfaat nyata dalam membantu tugas kepolisian serta memberikan pelayanan kepada masyarakat yang sedang melakukan perjalanan mudik,” tegas H. Dian Surahman.


Lebih lanjut, ia juga mengingatkan agar seluruh jajaran FRIC di daerah selalu menjaga nama baik organisasi serta menjunjung tinggi nilai-nilai kebersamaan dan kekompakan dalam bekerja di lapangan. Sinergitas antara FRIC dengan aparat kepolisian, TNI, serta instansi terkait lainnya menjadi kunci utama dalam menciptakan situasi yang aman dan kondusif selama berlangsungnya arus mudik dan arus balik Lebaran.


Sementara itu, Sekretaris Jenderal DPP FRIC H. Deden Hardening turut menekankan pentingnya koordinasi dan komunikasi yang baik antara anggota FRIC dengan petugas kepolisian yang bertugas di pos pengamanan. Ia berharap seluruh anggota FRIC dapat berperan aktif membantu pengaturan arus lalu lintas, memberikan informasi kepada masyarakat, serta membantu berbagai kebutuhan pelayanan di pospam sesuai dengan arahan petugas kepolisian.


“FRIC adalah mitra strategis Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Oleh karena itu, seluruh anggota yang bertugas di pospam harus selalu bersinergi dengan anggota kepolisian yang sedang dinas pada saat itu. Laksanakan tugas dengan penuh rasa tanggung jawab, disiplin, serta tetap mengedepankan sikap humanis kepada masyarakat,” ujar H. Deden Hardening.


Ia juga menambahkan bahwa kegiatan pengamanan mudik Lebaran merupakan momentum penting bagi seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga situasi tetap aman, tertib, dan kondusif. Kehadiran FRIC di pos pengamanan diharapkan dapat memperkuat kolaborasi antara masyarakat dengan aparat penegak hukum dalam memberikan rasa aman kepada para pemudik.


DPP FRIC Presisi Polri juga mengapresiasi semangat dan kesiapan seluruh jajaran FRIC di berbagai daerah yang telah menyiapkan pos pengamanan maupun personel yang siap membantu tugas kepolisian selama pelaksanaan Operasi Ketupat pada Mudik Lebaran tahun 2026.


Dengan semangat kebersamaan dan pengabdian kepada masyarakat, FRIC Presisi Polri menegaskan komitmennya untuk terus mendukung tugas-tugas Polri dalam menjaga stabilitas keamanan serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, khususnya pada momentum penting seperti arus mudik dan arus balik Hari Raya Idul Fitri.

Yukosti